Minggu, 18 Januari 2015

Stone Finishes In Bathroom Design

Wish to give a unique contact towards the restroom style? Rock consistency as well as type may give a great deal towards the restroom design-wise. Stone-finished wall space as well as flooring produce a unique environment associated with swimming or even taking a shower inside a crazy cavern close to the waterfall.
Rock Function Walls
Style an element or perhaps a bath walls within rock to include a lavish contact towards the decoration. It may be designed marbled or perhaps a uncooked organic rock. This kind of complete may include consistency as well as fine detail towards the style.
Rock Bath tub
The rock bath tub is really a magnificent function that may include lots of personality towards the restroom. Rock bathtubs are very pricey therefore a normal bath tub might be included in an all natural rock pedestal as a substitute.
Stone Finishes In Bathroom Design Kind of Rock
There are numerous kinds of gemstones refined as well as tough to select from when making your bathroom through organic rock in order to magnificent marbled. Select the kind of rock which suits to the spending budget as well as include various additional materials to produce a powerful within textures. For example, organic rock wall space appears excellent using the ceramic tile ground about the image over. (Also read about: How To Decorate Bedroom For Sound Sleep)
Stone Finishes In Bathroom Design2

Sabtu, 10 Januari 2015

Go home design


Jumat, 09 Januari 2015

Toko baju kita

http://tokobajukita.com/

Mobil terbaru 2015

http://mobilterbaru2015.com

Kamis, 08 Januari 2015

Berita bermanfaat

http://larisy.com/

Kamis, 01 Januari 2015

5 Konsep Penting Edukasi Finansial untuk Anak

Sebagai orang tua, sudahkah anda melakukan edukasi finansial kepada anak-anak anda? Jika sudah, pernahkah anda mengajak anak anda berbicara tentang masalah keuangan, dan berapa kali hal itu anda lakukan?
Edukasi finansial merupakan proses pembelajaran tentang masalah keuangan yang sangat penting dilakukan sejak dini. Kesadaran terhadap masalah keuangan bukan saja akan sangat berguna dalam merencanakan dan mengelola masalah keuangan, namun juga berhubungan dengan bagaimana anda membantu mengarahkan dan membentuk masa depan keuangan untuk anak-anak anda.
Edukasi finansial tidak hanya mengajarkan anak untuk mengerti dan menguasai pengetahuan tentang keuangan namun juga mengaplikasikannya dalam praktek kehidupan nyata. Proses pembelajaran keuangan bukan sekedar agar anak mengenal dan mengetahui cara orang tua memperoleh uang, namun juga bagaimana cara dalam mengelolanya dan merencanakannya untuk tujuan jangka panjang.
Edukasi Finansial
Sayangnya fakta memperlihatkan hal yang cukup ironis. Sebuah riset tentang Barometer Global Finansial Literacy 2012 yang dilakukan Visa terhadap 28 negara di Asia ternyata memposisikan Indonesia berada dalam urutan ke 26, alias berada pada nomor 2 dari bawah. Fakta ini menunjukkan bahwa pemahaman keuangan atau tingkat kesadaran finansial masyarakat Indonesia yang sangat menyedihkan, bahkan dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia kita adalah yang paling rendah.
Ada sejumlah parameter yang digunakan untuk memperlihatkan tingkat kesadaran finansial tersebut. Diantaranya menyangkut frekuensi orang tua mengajak bicara anak-anaknya tentang masalah manajemen keuangan. Nah, orang tua di Indonesia amat sangat jarang sekali, kalau tidak dikatakan hampir tak pernah, dalam berbicara soal keuangan dengan anak-anak. Riset Visa tersebut menyebutkan bahwa dalam setahun para orang tua kita berbicara tentang keuangan kepada anak-anaknya hanya selama 5,5 hari saja.
Persoalannya kemudian adalah bagaimana caranya untuk mengubah, memperbaiki dan membenahi kondisi tersebut? Berikut ini 5 hal mendasar dalam edukasi finansial yang perlu diajarkan kepada anak-anak sejak dini agar memberikan pemahaman yang selayaknya tentang masalah keuangan.
1. Konsep Jual Beli
Seringlah mengajak anak-anak saat anda berbelanja kebutuhan sehari-hari, baik berbelanja di supermarket yang menggunakan system pembayaran register maupun di warung sebelah rumah. Dengan melihat secara langsung proses transaksi, maka anak akan mengerti dan memahami konsep tentang jual beli. Termasuk konsep tentang produsen atau orang yang membuat atau menghasilkan produk atau jasa dan orang atau pihak konsumen yang membutuhkan dan membelinya.
2. Konsep Barter
Barter merupakan bentuk bisnis paling mendasar yang juga mesti diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Pertukaran suatu barang mesti dijalankan atas nilai yang setara sehingga membawa keikhlasan antar pihak yang melakukan barter. Karena itu ketika anak saling memberikan atau bertukar bekal makanannya kepada temannya di sekolah, hal itu merupakan cara yang baik untuk mengajarkan konsep barter sekaligus membangun rasa solidaritas sosial yang lebih baik.
3. Konsep Uang sebagai Alat Tukar
Dalam proses edukasi ini, anak juga perlu mendapat pemahaman yang proporsional tentang fungsi dan nilai uang. Mengajak anak untuk membeli sesuatu di warung juga merupakan media edukasi yang praktis dan efektif dalam mengajarkan nilai uang. Meskipun demikian, orang tua juga perlu memberikan pemahaman lanjutan bahwa nilai uang semestinya setara dengan barang yang diwakilinya, seperti dengan uang emas dan bukan dengan uang kertas.
4. Konsep Pengelolaan Keuangan
Kesibukan bapak atau ibu yang mesti mengeluarkan uang bulanan untuk membayar biaya listrik, air, telepon, dan berbagai pengeluaran bulanan lainnya dapat memberikan gambaran kepada anak tentang kewajiban keuangan yang mesti dikeluarkan untuk membiayai berbagai kebutuhan hidup. Begitu juga mengajak anak ke kantor atau tempat kerja ayah atau ibu sesekali juga dapat membantu memudahkan anak memahami bagaimana orang tua bekerja dan mendapatkan uang.
5. Konsep Menabung dan Investasi
Konsep yang juga cukup mendasar yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini adalah tentang menabung dan investasi. Apalagi guru maupun pelajaran di sekolah mungkin sudah cukup banyak mengajarkan tentang manfaat dan pentingnya menabung. Banyak cara mengajak anak gemar menabung, seperti dengan memberikan celengan atau memberikan rekening tabungan bank. Sedangkan untuk edukasi finansial tentang investasi bisa dilakukan dengan mengajak anak secara langsung dalam praktek bisnis skala kecil, seperti berjualan kolak saat puasa atau jualan mainan kreasi atau buatan sendiri kepada teman sekolah, dan sebagainya. Begitu juga mengajak anak dalam memilih asuransi di Sun Life juga dapat menjadi media edukasi finansial bagi anak dalam merencanakan masa depan yang lebih baik. (Baca juga tentang topik ekonomi lainya: Kiat dan Cara Mendapatkan Modal Usaha)

Tattoos 2015

http://tattoos2015.com
http://tattoos2015.com/great-help-tattoo-designer-online/
http://tattoos2015.com/make-tattoo/
http://tattoos2015.com/using-temporary-tattoos-adults/
http://tattoos2015.com/feeling-great-samoan-tattoos/
http://tattoos2015.com/using-lettering-tattoos/
http://tattoos2015.com/considering-using-tribal-tatoos/
http://tattoos2015.com/considering-tattoo-pricing/
http://tattoos2015.com/benefits-tattoo-outlines/